Thread Lift

Thread Lift Treatment

Akhir-akhir ini saya atupun anda kerap mendengar pemberitaan mengenai metode tanam benang yang marak diperbincangkan. Umumnya metode kecantikan identik dengan kaum hawa. Kali ini saya akan coba membahasnya.

Thread lift treatment merupakan salah satu metode tanam benang yang digunakan untuk mempercantik diri khususnya pada bagian yang dianggap mulai kendur misalnya pipi, dagu bawah, alis, kulit perut, lengan, paha, payudara, dan bagian lainnya. Thread lift dilakukan guna mendapatkan efek kulit yang lebih kencang melalui penyisipan benang monofilament ke dalam kulit. Benang dapat ditempatkan pada bagian manapun yang dianggap kendur dengan tingkat keamanan tinggi, pengerjaan singkat, instan, dan hasil yang permanen. Metode tanam benang umumnya diaplikasikan pada bagian wajah.

Di Jepang, banyak pasien yang memiliki gejala kulit kendur pada bagian wajah untuk dilakukan metode penyisipan benang. Baru-baru ini, dengan adanya metode yang menggunakan laser, filler, dan tanam benang, dirasakan lebih efektif dan hanya memerlukan waktu singkat dengan tingkat keberhasilan tinggi. Jika dibandingkan dengan face lift, metode tanam benang hampir tidak ada bekas luka yang terlihat. Waktu penyembuhan metode tanam benang yaitu 2-3 hari tergantung kondisi kulit. Keuntungan menggunakan metode tanam benang yakni pengobatan dilakukan pada pasien tidak melalui pembedahan dan minim efek samping yang ditimbulkan. Prosedur tanam benang dilakukan dengan menggunakan anestesi lokal. Metode tanam benang bervariasi sesuai dengan jenis benang monofilament absorbable yang digunakan untuk mengencangkan kulit guna mendapatkan hasil yang terbaik.

Thread Lift
Thread Lift

(Sumber : www.discoverplasticsurgery.com)

Jenis benang yang dipakai antara lain tipe benang bergerigi dan benang polos. Benang bergerigi berperan untuk menarik kulit yang kendur ke arah atas dan benang polos berperan sebagai reaksi pembentukan jaringan fibrinogen dan pembentukan kolagen. Perbedaan dari kedua jenis benang tersebut dilihat berdasarkan kekuatan, daya tahan, harga, pengerjaan, dan waktu pemulihan.

Tipe benang bergerigi, memiliki kekuatan lebih untuk menarik kulit yang kendur; memiliki daya tahan 3-5 tahun dimana benang akan bertahan 8-12 bulan, hancur dan diserap oleh kulit; harga berkisar 3-5 juta/benang; pengerjaan memerlukan jarum khusus dengan ukuran lebih besar; serta waktu pemulihan 3-7 hari.

Tipe benang polos, memiliki daya tahan 8-12 bulan, 3-6 bulan benang akan hancur dan diserap; harga lebih murah dibandingkan tipe bergerigi; pengerjaan mudah; butuh pengulangan; serta hasil unpredictable. Berdasarkan fungsinya benang digolongkan ke dalam 2 kategori yaitu benang non resorable (tidak diserap kulit) meliputi Aptos, Happy lift, Siilhoutte lift, dan benang resorbable (diserap kulit) meliputi PDO (Polidioxanon).

Reaksi yang akan muncul setelah melakukan thread lift yakni terjadi pembengkakan yang berlangsung selama +/- 1 minggu dan pada beberapa kasus ada yang sampai hingga 1 bulan dikarenakan teknik pengerjaan yang kurang baik. Benang yang baik untuk mengangkat kulit bergantung pada tingkat kekenduran kulit dan usia. Jika usia < 35 tahun cukup menggunakan benang polos. Jika usia > 50 tahun gunakan benang bergerigi.

Sumber :

  • Shimizu Y dan Terase K. 2013. Thread lift with absorbable monofilament threads. Journal of Japan Society of Aesthetic Plastic Surgery. Tokyo : Nishiazabu Skin Care & Aesthetic Plastic SurgeryClinic Nishiazabu Vol 35 (2).
  • http://www.wijayaskincare.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s