St. Ruin Paul

#Share Mengenal Lebih Dekat Sejarah Macau

Sebagian orang mungkin belum tahu banyak tentang Macau dan mungkin belum pernah mengunjunginya, termasuk saya. Setelah saya membaca berbagai artikel yang berhubungan dengan Macau, banyak sekali yang dapat dikupas terutama potensi wisatanya. Macau merupakan daerah administratif yang dikelola di bawah pemerintahan Negara Cina, terletak ± 70 km di sebelah Barat Daya dari Hongkong. Awalnya Macau adalah sebuah daerah yang berada dalam wilayah jajahan bangsa Portugis. Tahun 1999 Macau diserahkan kepada pemerintahan Republik Rakyat Cina (RRC) untuk dikelola dengan baik.

Untuk bisa mengunjungi Macau, dari bandara Hongkong pengunjung dapat menggunakan shuttle bus tanpa biaya (free) menuju dermaga penyebrangan. Penyebrangan ke Macau menggunakan Turbojet Ferry dengan waktu tempuh ± 1 jam. Biaya yang dikeluarkan untuk menyebrang dari Hongkong ke Macau pada siang hari jauh lebih murah dibandingkan malam hari. Entahlah kenapa bisa begitu. Mungkin pada malam hari pemandangan di sekitar lebih indah karena efek cahaya yang menghiasi bangunan di sepanjang perjalanan dan itulah bedanya dengan penyebrangan pada siang hari. Macau walaupun masih satu negara dengan Hongkong, sistem imigrasi Macau berbeda dengan yang diterapkan di Hongkong. Setiap wisatawan yang hendak keluar masuk Macau harus melewati pihak imigrasi.

Airport Hongkong
Airport Hongkong

Berhubung Macau merupakan daerah jajahan bangsa Portugis jaman dahulu, banyak peninggalan sejarah berupa bangunan yang bergaya Eropa. Jadi, saya rasa tidak perlu jauh-jauh ke Eropa karena di Macau pun ada pemandangan seperti layaknya di Eropa. Macau terkenal sebagai Las Vegasnya Asia karena hampir semua tempat penginapan terdapat Casino. Dan hal itu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan untuk berkunjung ke Macau baik hanya sekedar melihat ataupun mencoba bermain. Bangunan casino dan gedung-gedung di Macau cukup megah dengan bentuk yang unik. Casino yang terkenal di Macau di antaranya The Venetian, Casino Grand Lisboa, dan MGM Grand. The Venetian merupakan salah satu hotel dengan bangunan terbesar ke-5 di dunia yang terdiri dari 40 lantai dan 3000 kamar. Selain hotel, ada juga mall yang didesain khas menyerupai Venesia, Italy sehingga pengunjung dapat menikmati pemandangan sekitar dan bisa mencoba menaiki perahu gondola menyusuri kanal. Tukang kayuh perahu pun dapat bernyanyi seolah-olah seperti benar-benar berada di Venesia. Akan tetapi, untuk bisa menaiki perahu gondola ini perlu kocek yang tidak sedikit begitu pula dengan barang-barang yang ada di mall.

Bus The Venetian
Shuttle Bus The Venetian
The Venetian Hotel
The Venetian Hotel
Grand Lisboa
Grand Lisboa

Tempat wisata lainnya yang umumnya banyak dikunjungi ketika berkunjung ke Macau diantaranya yaitu St. Ruin Paul, Largo de Senado, Patung Guan Yin, A-Ma Temple, Guia Fortress, Governor Nobre de Carvalho Bridge, perpustakaan Sir Robert Ho Tung, dan Macau Tower. St. Ruin Paul merupakan bangunan kathedral atau gereja peninggalan bangsa Portugis. Bangunan berupa reruntuhan yang hanya tersisia bagian depan dinding. Kathedral St. Ruin Paul ini didirikan pada tahun 1582-1665 yang dibangun oleh bangsa Portugis. Reruntuhan St. Paul ditetapkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO pada tahun 2005. Hal yang unik ketika mengunjungi St. Paul yaitu pengunjung bisa menaiki tangga hingga ke bagian atas reruntuhan dan melemparkan koin ke jendela atas yang konon katanya membawa keberuntungan.

St. Ruin Paul
St. Ruin Paul

Largo de Senado merupakan kota tuanya Macau, paduan antara budaya Cina dan Portugis yang memiliki kolam air mancur di tengah lapangan. Tempat tersebut adalah saksi sejarah Macau sebagai pintu masuk Negara Barat ke Tiongkok di masa lalu. Tiap sudut lapangan menampilkan arsitek gedung bergaya Eropa. Patung Guan Yin atau yang terkenal dengan patung Dewi Kuan In yang pernah saya ataupun anda saksikan dalam film kera sakti (sun go khong) merupakan patung yang terbuat dari perunggu dengan ketinggian 20 m. Patung Dewi Kuan In didesain oleh seniman asal Portugis, Christina Rocha Leiria..

A-Ma Temple adalah salah satu kuil tertua Taoisme yang teletak di Semenanjung Macau. Kuil A-Ma dibuat sebagai tempat persembahan kepada Dewi para nelayandan pelaut yaitu Matsu. Bangunan kuil dibangun pada tahun 1988 yang ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan dunia tahun 2005. Guia Fortress (Benteng Guia) adalah benteng yang memiliki beberapa bangunan utama diantaranya bangunan militer, kapel, dan sebuah menara mercusuar. Bangunan Kapel dan Benteng merupakan dua bangunan yang dibangun pada tahun 1622-1638. Sedangkan bangunan mercusuar dibangun pada tahun 1864-1865 dengan ketinggian ± 91 m.

Governor Nobre de Carvalho Bridge disebut juga Ponte Governor Nobre de Carvalho, sebuah jembatan pertama yang menghubungkan Macau dan Pulau Taipa. Pemandangan yang indah tatkala di malam hari karena dihiasi oleh lampu. Perpustakaan Sir Robert Ho Tung, perpustakaan pusat Macau yang dibangun pada tahun 1984. Tahun 1918 pengusaha asal Hongkong yang bernama Sir Robert Ho Tung membeli sebuah gedung dan mengubahnya menjadi mansion mewah yang menawan. Tahun 1955 gedung yang telah dibelinya lantas dihibahkan kepada Pemerintah Macau untuk dijadikan perpustakaan.

Last chapter, Macau Tower. Macau Tower disebut juga dengan Centro de Convencoes e Entertenimento da Torre de Macau yang menyajikan pemandangan indah dengan ketinggian 338 m. Macau Tower pun dilengkapi dengan pusat perbelanjaan, restoran, café, teater, dan skywalk dimana pengunjung dapat mencoba berjalan di sisi luar bagian atas tower. Disamping itu, adapula permainan Bungge Jumping bagi and yang ingin menguji adrenalin dengan ketinggian 233 m dan merupakan menara tertinggi ke-8 di Asia.

Macau Tower
Macau Tower

Bagi para wisatawan tidak usah ambil pusing masalah mata uang jika berkunjung ke Macau karena mereka pun menerima mata uang HKD (Hongkong) selain mata uang asalnya MOP (Pataca). Akan tetapi, bahasa seringkali menjadi kendala bagi pengunjung. Sebab, umumnya bahasa yang digunakan di Macau adalah Bahasa Portugis dan Mandarin. Tidak afdol (sah) jika berkunjung ke Macau belum mencicipi kuliner khasnya yaitu Portuguese Egg Tart.

Sumber : http://www.travelawan.com/ dan berbagai bacaan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s